Makalah Tentang Ijtihad dan Ittiba'

Ijtihad mempunyai dua pengertian Yaitu dari segi bahasa dan istilah. Pada bahasa: Menurut bahasa ia mempunyai beberapa maksud (Abd Latif Muda et.al 1997: 256)
1.    Ijtihad berasal daripada kata ijtihada (اجتهد), yang bermaksud menggunakan tenaga sepenuhnya.
2.    Bersungguh-sungguh dalam sesuatu perbuatan atau pekerjaan.
3.    Menggunakan segala kemampuan.

Di dalam kitab Al-Wajiz fil Usul Fiqh, ijtihad dari segi bahasa ialah kekuatan dan keupayaan di mana dengan berusaha besungguh-sungguh dan mengerah seluruh tenaga untuk mencapai sesuatu. (Abd Karim Zaidan 2006: 317)


Ijtihad menurut istilah pula, ialah (Abd Wahhab Khallaf 1995: 256):
1. Mencurahkan tenaga sepenuhnya dan sebanyak mana untuk mendapatkan hukum syarak yang berbentuk amali dengan cara istinbat daripada dalil-dalil dan sumber syarak.
2.   Mencurahkan segala tenaga untuk mendapatkan hukum syarak daripada sesuatu dalil yang terperinci atau tafsili dari dalil-dalil syariat
3.    Usaha seseorang mujtahid dengan mengerah segala kemampuan yang ada untuk memperolehi hukum syarak yang berkaitan dengan perbuatan mukallaf melalui cara yang ditetapkan oleh syarak.
Di dalam kitab Al-Wajiz fil Usul Fiqh, ijtihad bermaksud mengerahkan sepenuh usaha dan tenaga untuk mendapatkan hukum syara’.

Kata ijtihad (ar-ijtihad) berakar dari kata al-Juhd yang berarti al-taqhah (daya, kemampuan, kekuasaan) atau dari kata al-Jahd yang berarti al masyqqah (kesulitan, kesukaran). Dari ijtihad menurut pengertian kebahasaannya bermakna “badal al wus” wal mahud” (pengerahan daya kemampuan), atau pengerahan segala daya kemampuan dalam suatu aktivitas dari aktivitas-aktivitas yang sukar dan berat. (Abd Wahhab Khallaf 1995: 269): 

Dari pengertian kebahasaan terlihat dua unsur pokok dalam ijtihad, daya atau kemampuan 2 objek yang sulit dan berat. Daya dan kemampuan disni dapat diklasifikasikan secara umum, yang meliputi daya, fisik-material, mental-spiritual dan intelektual. 

Ijtihad sebagai terminology keilmuan dalam Islam juga tidak terlepas dari unsur-unsur tersebut. Akan tetapi karena kegiatan keilmuan lebih banyak bertumpu pada kegiatan intelektual, maka pengertian ijtihad lebih banyak mengarah pada pengerahan kemampuan intelektual dalam memecahkan berbagai bentuk kesulitan yang dihadapi, baik yang dihadapi individu maupun umat manusia secara menyeluruh

Bagi teman-teman yang ingin membaca makalah ini secara lengkap langsung aja download DISINI

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Makalah Tentang Ijtihad dan Ittiba'"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Artikel

Iklan Artikel Bawah